Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan topik penting yang berkembang dalam berbagai kebijakan publik, tak terkecuali dalam bidang pendidikan. Integrasi TIK dalam kehidupan sehari-hari mengubah hubungan kita dengan informasi dan pengetahuan.
Peluang yang ditawarkan oleh penggunaan TIK dalam pendidikan begitu banyak jumlahnya, sehingga dapat mengarah pada pengalaman belajar yang lebih baik dan lebih menarik. Efek ini tidak hanya terbatas pada ruang kelas, tetapi juga transformasi model pendidikan, contohnya seperti model jarak jauh ke model e-learning atau & blanded learning yang menawarkan pilihan baru dalam penyampaian, serta peluang baru dalam layanan pelatihan guru dan dukungan lain. Kapasitas TIK untuk membangun jaringan tanpa batas merupakan kemungkinan pembelajaran inovatif yang setara di seluruh wilayah dan negara. Kemampuan siswa untuk memanfaatkan TIK sudah menjadi kebutuhan baru untuk sistem pendidikan yang efektif.
Dodi Nandika, Gatot H. Priowirjanto dan Soekartawi (2007: 11) menjelaskan TIK adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan cara yang menarik dan inovatif untuk menyediakan pembelajaran seumur hidup dengan akses global terhadap informasi, pembelajaran dan dukungan. Dalam hal ini TIK mencakup perangkat komunikasi atau aplikasi, meliputi: radio, televisi, telepon selular, komputer dan jaringan perangkat keras dan perangkat lunak, sistem satelit dan sebagainya, serta berbagai layanan dan aplikasi yang terkait dengan mereka, seperti video conference dan pembelajaran jarak jauh.
Dalam program
Pendidikan Luar Sekolah (PLS), berhubungan dengan kemajuan teknologi pada saat
ini, khususnya teknologi teknologi informasi dan komunikasi, maka selayaknyalah
proses pembelajaran harus menggunakan kemajuan yang mampu dicapai oleh
kehebatan manusia tersebut, sehingga hasil pembelajaran akan menjadi optimal.
Itulah sebabnya pembelajaran kedepan harus berbasiskan Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK). Namun walaupun demikian bukan berarti SDM dapat mengendurkan
kompetensinya, tetapi sebaliknya, demi suksesnya pembelajaran berbasis TIK
tersebut meningkatkan berbagai kompetensinya. Untuk itu perlunya kesiapan
Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mengelola TIK untuk program PLS agar suatu
pembelajaran berbasis TIK dapat berjalan dengan baik.
Dengan adanya perancangan produk TIK dalam pendidikan luar sekolah tentu nya dapat memudahkan peoses pembelajaran yang di adakaan . Sesuai dengan perkembangan zaman pada saat ini semua jenis pendidikan ermasuk pendidikan luar sekolah tentunya harus bisa memanfaatkan TIK , Untuk itu perlu adanya perancangan tik untuk memudahkan serta memberikan kefetifitan dalam program pls nantiknya.
Sumber Referensi:
Fitriyadi, H. (2015). Integrasi Teknologi Informasi Komunikasi Dalam Pendidikan: Potensi Manfaat, Masyarakat Berbasis Pengetahuan, Pendidikan Nilai, Strategi Implementasi Dan Pengembangan Profesional. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 21(3), 1–1. https://doi.org/10.21831/jptk.v21i3.3255
http://varentalqiftiah.blogspot.com/2018/03/aspek-pengelolaan-sumber-daya-dalam.html (diakses pada 18 oktober 2021)
Ntaps
BalasHapusMangaatss
BalasHapusMantap
BalasHapus