Berdasarkan uraian di atas maka dengan adanya penguasaan TIK dan manfaat TIK dalam pendidikan di harapkan dapat memberikan rangsangan bagi peserta didik untuk semangat ,menjadi generasi muda yang maju dan sukses. Demikian juga dengan pendidikan luar sekolah , adanya penguasaan TIK pada pendidik di harapkan dapat memberikan pembelajaran yang bermotivasi dan merangsang minat,pikiran dan perasaan peserta didik dengan baik dalam proses pembelajaran.
Senin, 27 September 2021
Praktek Penguasaan Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Luar Sekolah
Berdasarkan uraian di atas maka dengan adanya penguasaan TIK dan manfaat TIK dalam pendidikan di harapkan dapat memberikan rangsangan bagi peserta didik untuk semangat ,menjadi generasi muda yang maju dan sukses. Demikian juga dengan pendidikan luar sekolah , adanya penguasaan TIK pada pendidik di harapkan dapat memberikan pembelajaran yang bermotivasi dan merangsang minat,pikiran dan perasaan peserta didik dengan baik dalam proses pembelajaran.
Senin, 20 September 2021
Keberterimaan Warga Belajar terhadap Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang digunakan Dalam Program Pendidikan Luar Sekolah
Assalamualaiku Wr.Wb
Keberterimaan warga belajar terhadap TIK dalam program pendidikan luar sekolah adalah sangat membantu warga belajar dalam suatu program, karena seiring jalannya waktu teknologi informasi dan komunikasi semakin berkembang, jadi warga belajar sangat menerima atas kehadirannya teknologi informasi dan komunikasi yang sangat membantu atau menunjang dalam proses pencapaian tujuan warga belajar tersebut.
Teknologi informasi dan komunikasi yang digunakan dalam
program pendidikan luar sekolah :
a. Komputer
sebagai media pembelajaran
Manfat komputer untuk tujuan pendidikan menurut Arsyad (2005)
yaitu :
1) Komputer dapat
mengakomodasi siswa yang lamban menerima pelajaran karena dapat memberikan
iklim yang lebih bersifat afektif dengan cara yang lebih individual, tidak
pernah lupa, tidak pernah bosan, sangat sabar dalam menjalankan instruksi
seperti yang diinginkan program yang digunakan.
2) Komputer dapat
merangsang siswa untuk mengerjakan latihan, melakukan kegiatan laboratorium
atau simulasi karena tersedianya animasi grafik, warna, dan musik yang dapat
menambahkan realisme.
3) Kendali berada
di tangan siswa, sehingga tingkat kecepatan belajar siswa dapat disesuaikan
dengan tingkat penguasaanya. Dengan kata lain, komputer dapat berinteraksi
dengan siswa secara individual misalnya dengan bertanya dan menilai jawaban.
4) Kemampuan
merekam aktivitas siswa selama menggunakan program pembelajaran, memberikan
kesempatan lebih baik untuk pembelajaran secara perorangan dan perkembangan
setiap siswa selalu dapat dipantau.
5) Dapat berhubungan dengan, dan mengendalikan peralatan lain seperti CD Interaktif, video, dan lain-lain dengan program pengendali dari komputer.
Peranan komputer sebagai media pembelajaran adalah menjadi sumber utama (major resource) dalam mengimplementasikan program pembelajaran di sekolah, melalui komputer siswa dapat menjalankan aplikasi program yang di dukung juga dengan fasilitas penunjang lain yang saat ini berkembang yaitu internet.
b. Pemanfaatan
internet dalam pembelajaran
Perkembangan teknologi yang sangat pesat telah memiliki
peranan yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan termasuk di dalamnya
untuk pendidikan atau pembelajaran. Internet sebagai hasil dari perkembangan
teknologi tentunya memiliki pengaruh dalam dunia pendidikan. Secara tidak
langsung internet mendorong dunia pendidikan untuk menyesuaikan dengan arus
informasi globalisasi, secara langsung internet dapat dimanfaatkan sebagai
sumber dan media pembelajaran bagi para peserta didik dalam mengembangkan ilmu
pengetahuan.
Manfaat internet menurut Hardjito (2002) menyatakan bahwa internet lebih banyak
disebabkan oleh kecepatan, kemudahan, murah dan canggih. Namun pemakai lebih
cendrung menggunakanya untuk kebutuhan e-mail dan browsing. Padahal kemampuan
dan fasilitas dari internet lebih dari itu.
Beberapa keuntungan atau manfaat pembelajaran melalui
internet, menurut Siahaan adalah sebagai berikut:
1) Menjadi alat
bantu untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang efektif.
2) Melengkapi
proses belajar supaya lebih menarik perhatian peserta didik.
3) Mempermudah
penyempurnaan dan penyimpanan materi pembelajaran mutu belajar mengajar.
4) Membantu
peserta dalam memahami materi pelajaran.
c. Pemanfaatan
E-learning dalam pembelajaran
Perkembangan Teknologi Komputer saat ini telah membentuk
suatu jaringan (network) yang dapat memberi kemungkinan bagi peserta didik
untuk berinteraksi dengan sumber belajar secara luas. Jaringan komputer berupa
internet dan web telah membuka akses bagi setiap orang untuk memperolah
informasi dan ilmu pengetahuan terkini dalam bidang akademik mereka
masing-masing. Diskusi dan interaksi keilmuan dapat terselenggara melalui tersedianya fasilitas internet dan web dengan
sistem e-learning sehingga memungkinkan peserta didik untuk mengakses informasi
secara fleksibel tanpa terbatas waktu dan tempat.
Keuntungan e-learning, menurut Wahono (2005) adalah sebagai
berikut:
1) Fleksibel
karena siswa dapat belajar kapan saja, dimana saja, dan dengan tipe
pembelajaran yang berbeda-beda.
2) Menghemat
waktu poses belajar mengajar.
3) Mengurangi
biaya pembelajaran.
4) Menghemat
biaya pendidikan secara keseluruhan (infrastruktur peralatan, buku-buku).
5) Menjangkau
wilayah geografis yang lebih luas.
6) Melatih
pembelajaran lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan.
Minggu, 12 September 2021
KESIAPAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MEMNFAATKAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) UNTUK PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
Asslamualaikum wr,wb selamat malam teman-tema . Hari ini kita akan membahas mengenai kesiapan sumber daya manusia dalam pengelolaan TIK dalam pendidikan luar sekolah
Dalam pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam program PLS tentunya tidak akan terlepas dari peranan sumberdaya manusia sebagai pengelolanya. Tanpa adanya kesiapan sumber daya manusia dalam pemanfataan TIK ,maka pengelolaan suatu program tidak berjalan dengan baik. Kesiapan sesorang sebagai sumber daya manusia dalam pengelolaan TIK tentunya memiliki peranan penting dalam pengelolaannya, baik itu dalam proses perancangan, pemanfaatan, maupun evaluasi. Oleh karena itu, kesiapan dari sumberdaya manusia dalam pengelolaan TIK sangat diperlukan, agar suatu tujuan dapat tercapai dengan efektif dan efisien. Menurut Yusnawati (2007:11), ”kesiapan merupakan suatu kondisi dimana seseorang telah mencapai pada tahapan tertentu atau dikonotasikan dengan kematangan fisik, psikologis, spiritual dan skill"
Perencanaan TIK membutuhkan komponen strategi, yaitu:
1. Prinsip prinsip perencanaan. Hal ini sebagai dasar dalam merumuskan perencanaan yang ideal sesuai dengan kaidah teoritik dan konseptual ilmu perencanaan (planning study).
2. Penggabungan dengan sumber daya manusia. Dalam hal ini TIK berfungsi sebagai tambahan (supplement), pelengkap (complement), pengayaan (enrichment) dan pengganti (substuitution) sistem pembelajaran tradisional sebagaimana digariskan dalam sumber daya manusia.
3. Pembelajaran yang profesional. TIK menuntut pola pembelajaran modern, lebih mengaktifkan peserta didik, menggunakan berbagai learning resources, optimalisasi potensi peserta didik serta pembelajaran berdasarkan minat (learning by interest). Aspek-aspek tersebut merupakan pola dasar pembelajaran untuk diaplikasikan dalam pembelajaran berbasis TIK.
4. Aspek pembiayaan. Hal ini menjadi fokus perencanaan yang mempertimbangkan: perolehan sumber pendanaan pola pengelolaan dana yang diperoleh, responibility, acuntability dan sustainability dana untuk kesinambungan dan keberlanjutan program TIK.
Keberterimaan Warga Belajar terhadap Produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang digunakan dalam Program Pendidikan Luar Sekolah.
Keberterimaan warga belajar terhadap produk TIK yang digunakan dalam program PLS cenderung dipengaruhi oleh kemudahan untuk mengoperasikan, artinya jika pengguna atau warga belajar merasakan mudah untuk memahami dan mengoperasikan sebuah sistem informasi, maka dia akan bersedia menggunakannya dan menerima produk dari TIK tersebut. Sama halnya dengan jika warga belajar merasa senang dan dapat membantunya dalam penerimaan informasi yang disampaikan oleh sumber belajar dengan mudah tanpa ada gangguan apapun dengan adanya bantuan atau pemanfaatan produk dari TIK ini, maka ia akan terbuka dan senang menerima dari pemanfaatan atau penggunaan produk TIK dalam program PLS. Begitu juga sebaliknya, jika hal yang terjadi berbanding terbalik dengan di atas, maka kemungkinan besar warga belajar tidak akan mudah menerima produk TIK yang digunakan dalam PLS
Melalui pemanfaatan TIK kita dapat meningkatkan mutu pendidikan, yaitu dengan cara membuka lebar-lebar terhadap akses ilmu pengetahuan dan penyelenggaraan pendidikan bermutu. Sistem Teknologi Informasi dan Komunikasi memberikan jangkauan yang luas, cepat, efektif, dan efesien terhadap penyebarluasan informasi ke berbagai penjuru dunia. Teknologi informasi berkembang sejalan dengan perkembangan teori dan komunikasi teknologi yang menunjang terhadap praktik kegiatan pembelajaran.
Kegiatan pembelajaran merupakan kegiatan yang paling pokok dalam keseluruhan proses pendidikan. Hal ini berarti pencapaian tujuan pendidikan banyak bergantung kepada bagaimana proses pembelajaran dirancang dan dijalankan secara profesional. Setiap kegiatan pembelajaran selalu melibatkan dua pelaku aktif, yaitu guru dan siswa. Guru adalah pencipta kondisi belajar siswa yang didesain secara sengaja, sistematis, dan berkesinambungan. Sedangkan siswa sebagai peserta didik merupakan pihak yang menikmati kondisi belajar yang menciptakan guru tersebut. Dengan kata lain untuk pendidikan dan pengembangan guru sangat penting bagi keberhasilan penerapan kurikulum berbasis TIK.
Sekian Terimakasi
Sumber Rujukan
https://netri938821284.wordpress.com/2018/02/28/aspek-pengelolaan-sumberdaya-dalam-pemanfaatan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-tik/
Senin, 06 September 2021
Penggunaan TIK Sebagai Sarana Komunikasi Dengan Kelompok Sasaran
Hallo selamat berjaumpa lagi teman-teman ,kali ini penulis ingin mengajak teman-teman untuk memahami penggunakan TIK sebagai sarana komunikasi dengan kelompok sasaran.
Pendidikan luar sekolah merupakan pendidikan di luar jalur sekolah formal yang mana pendidikanya bersifat fleksibel dan tidak terlalu terikat dengan aturan yang berlaku. Pendidikan luar sekolah lebih mengayomi masyarakat yang membutuhkan pendidikanUntuk itu, sasarn penggunakaan tik dalam pendidikan luar sekolah sebagaimana bentuk kelompok sasarnnya adalah :
1. Penggunaan TIK dalam Pembelajaran Program Pelatihan
Dalam proses pembelajaran program pelatihan di berikan kepada masyarakat,tentu memerlukan teknologi yang dapat menunjang adanya sarana komunikasi di dalam prograam pelatiham. Program pelatihan merupakan pendidikan yang kita dapatkan melalui pendidikan non formal yang mana dapat meningkatkan keterampilan dalam proses pembelajarannya. Minsalnya teknologi yang digunakan oleh tutor dalam pelatihan adalah berupa computer atau leptop yang digunakan untuk meyampaikan materi atau video. Contoh dalam pelatihan membuat booklet dan leaflet, pasti dalam proses pembelajaran membuat book let dan leaflet menggunakan teknologi berupa computer yang digunakan sebagai sarana dalam pembuatan leaflet. tutor mnggunakan computer untuk menayangkan video mrngenai langkah- langkah pembuatan leaflet pada computer dengan menggunakan corel draw. Kedua Informasi dengan peyampaian materi yang ditayangkan melalui video, atau slide, peserta didik akan memperoleh berbagai informasi yang berkaitan dengan pelatihan yang mereka ikuti. Warga belajar juga bisa mendapatkan atau informasi tentang materi pelatihan yang sedang diikuti pada internet. Ketiga komunikasi dengan adanya TIK peserta didik dapat berkomuikasi dengan tutor nya melalui media sosial jika ada informasi yang ingin disamapaikan oleh tutor.
2. Penggunaan TIK dalam Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat
Pemberdayaan masyarakat adalah proses pembangunan pada masyarakat yang bertujuan untuk memperbaiki situasi dan kondisi yang lebih baik kedepan nya bagi kehidupan masyarakat. Dengan begitu penggunaan TIK sebagai sarana informasi dan komunikasi juga penting dalam pemberdayaan masayarakat contohnya : Program Kelompok wanita tani dengan pengembangan limbah sampah plastik yang dijadikan sebuah karya seperti tas, pot bunga yang mana hasil tersebut dijadikan anjangan lalu di perjual belikan melalui media sosial
3. Penggunaan TIK dalam Pembelajaran Program Penyuluhan /Layanan Masyarakat
Penyuluhan adalah suatu bentuk pemberiana arahan kepada sekelompok orang atau masyarakat dengan tujuan tertentu, yang mana penyuluhan di berikan agar dapat menyelesaikan berbagai persoalan yang di sedang di hadapi masyarakat. Untuk itu adanya TIK seperti sekarang ini tidak dapat di pungkuri bahwasanya sangat membantu seorang penyuluh karena bisa dengan jarak jauh saja . Tik dalam penyuluhan perikanan ,pertenakan, maupun pertanian saat ini sangat membantu sekali contohnya pada penyuluhan pada petani yang berfungsi untuk memberikan jalan kepada petani untuk mendapatkan kebutuhan informasi tentang cara bertani atau teknologi baru untuk meningkatkan produksi, pendapatan dan kesejahteraannya. Dengan demikian fungsi penyuluh adalah menimbulkan kesadaran kepada petani agar dengan kemauan sendiri dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Penyuluhan berfungsi menjembatani kesenjangan antara praktek yang harus atau biasa dijalankan oleh petani dengan pengetahuan dan teknologi yang selalu berkembang yang menjadi kebutuhan petani tersebut. Penyuluh pertanian akan membimbing petani dengan pengetahuan dan teknologi yang sedang berkembang untuk diterapkan kepada usaha taninya
4. Penggunaan TIK dalam Pembelajaran Program Kesataraan
Pembelajaran Program kesataraan juga memanfaatkan penggunaan TIK dalam proses pembelajaran. Teknologi informasi komunikasi dapat membantu meningkatkan mutu suatu pendidikan , Tidak hanya pada pendidikan formal saja namun dalam program kesatraan juga. Program kesataraan adalah satu program pembelajaran pendidikan sekolah yang mana tingakatannya sama dengan pendidikan SMA. Lebih lanjutnya penggunaan TIK terhadap program kesetaraan seperti paket A,B,C di gunakan saat pembelajaran berlangsung seperti sekolah pada umumya contohnya tutor paket C yang menggunakan komputer dan in -fokus untuk menunjang pembelajaran.
Terimakasi yang sudah membaca semoga bermafaat ,salam sejahtera sampai jumpa😉😚
Sumber Referensi
https://www.kampusmelayu.ac.id/2019/artikel-dosen/teknologi-informatika-dan-komunikasi-sebagai-sarana-pembangunan-bangsa/ (di akses pada 6 september 2021)
http://welamelisaputri.blogspot.com/2018/02/penggunaan-tik-dalam-program.html (di akses pada 6 september 2021)